A.
Pendahuluan
sebagaimana
yang telah kita uraikan dalam tulisan2 sebelumnya bahwa beberapa gejala
kegagalan konektifitas pada jaringan harus disikapi dengan terarah dan
terstrukturisasi. dalam hal ini, harus dihindari tindakan perbaikan dengan
sistem coba-coba atau trial and error.
umumnya,
ada beberapa langkah yang harus dilakukan dalam memperbaiki dan melakukan
setting ulang jaringan, yaitu;
- mempersiapkan perbaikan
- melakukan perbaikan koneksi
jaringan
- melakukan setting ulang koneksi
jaringan
- memeriksa hasil perbaikan
koneksi jaringan
B.
Mempersiapkan Perbaikan
hal-hal
yang harus dipersiapkan dalam suatu perbaikan koneksi jaringan antara lain
sebagai berikut ;
- NIC cadangan
- Kabel dan konektor
- LAN tester
- Tang Crimp
C.
Melakukan Perbaikan dan setting ulang
1.
Pemasangan NIC
umumnya,
koputer sekarang sudah dilengkapi dengan NIC secara onboard. anda
tidak perlu repot-repot menyediakan NIC card. jika komputer anda memiliki
NIC card secara terpisah, pastikan NIC dalam keadaa terpasang dengan baik pada slot
yang sesuai. Jika diperlukan, cabut
NIC tersebut untuk memastikan tidak ada korosi pada kaki-kakinya yang berwarna
emas. Jika terdapat kotoran yang melekat, bersihkan sebagaimana anda melakukan
perawatan komputer stand alone. Kemudian, pastikan NIC telah terbaca dan
diaktifavasi baik oleh bios dan sistem operasi.
Untuk
memastikan kartu NIC telah aktif dan dikenali oleh windows, seperti biasa dapat
melihatnya pada jendela.. Device manager
.
Gambar
. Melihat aktivasi NIC card pada jendela Device Manager
Selain
itu, pastikan juga penggunaan memori oleh NIC tidak menimbulkan konflik dengan
hardware lainnya. Untuk memeriksa hal ini, klik ganda hardware NIC tersebut
hingga muncul jendela properties untuknya. Kemudian, klik tab resource,
lalu pastikan pada bagian conflict terdapat status No
conflicts. Jika terdapat konflik, klik change setting, lalu atur
penggunaan alamat memori yang terbebas dari konflik.
2.
Kabel dan konektor
Kabel
pada konektor merupakan komponen yang sangat rentan terhadap kerusakan karena
umumnya kabel tersebut berada dilingkungan luar. Banyak sekali faktor yang
mempengaruhi kerusakannya, antara lain tikus, lingkungan, karat, terkelupas,
dan lain-lain. Unutk memastikan konektivitas kabel, coba anda ambil LAN tester
dan periksa apakah kabel yang bersangkutan masih baik atau tidak. Jika lampu
tidak menyala, berarti ada kabel yang terputus didalam. Jangan menyambung kabel
yang terputus karena akan mengganggu konektivitas. Sebaiknya ganti dengan yang
baru.
Periksa
juga kondisi konektor BNC, T-BNC, dan terminator pada jaringan dengan topologi
bus jika dipandang longgar, kencangkan dan perbaiki sedemikian rupa. Jika
terdapat karat dan korosi, sebaiknya ganti dengan yang baru.
Demikian
juga halnya dengan konektor RJ-45 pada jaringan dengan topologi star. Periksa
konektor tersebut dan pastikan dalam kondisi baik. Oleh karena konektor ini
mengggunakan pin yang kecil pada port NIC-nya maka akan sangat retan terhadap
kerusakan seperti patah dan bengkok. Jika hal ini terjadi, sebaiknya ganti port
tersebut dengna yang baru.
Jika
pengunci konektor RJ-45 patah , sebaiknya ganti konektor tersebut. Begitu juga
kabel yang terjepit pada konektor telah longgar, sebaiknya ganti dengan yang
baru, sebagaimana diketahui bahwa konektor RJ-45 ini adalah sekali pakai.
Jika
anda ingin membuat sistem pengkabelan dengan konektor yang baru, harus diingat
sistem silang ( cross over) dan lurus ( straight through). Sistem dengan cross
over hanya digunakan untuk menghubungkan perangkat yang sama, seperti dua
komputer yang dihubungkan tanpa menggunakan hub/switch. Namun untuk switch
keluaran terbaru umumnya telah menyediakan port khusus untuk
menyilangkannya kita tidak perlu repot melakukannya secara manual.
Sementara
itu, sistem straight through digunakan untuk menyambungkan antara komputer dan
hub. Jika sudah siap, lakukan langkah-langkah pengkabelan seperti yang ada
pelajari pada tulisan sebelumnya…
Untuk
pengkabelan sebaiknya tidak melebih 100 meter karena sinyal akan melemah. Jika
hal ini terpaksa, sebaiknya anda memasang repeater atau penguat. Satu yang
perlu diingat adalah prosedur penyimpanan kabel. Usahakan kabel terbebas dari
pengaruh lingkungan seperti hujan, panas, tikus ( hewan pengerat), terjepit,
terinjak, terbelit, dan lain-lain. Selain itu usahakan pula agar kabel yang
jumlahnya sangat banyak tidak terlihat sehingga mengganggu pemandangan.
3.
Pengaturan konfigurasi secara software
Prosedur
menginstalasi NIC dikomputer windows sangat mudah, karena akan lansung
terdeteksi secara lansung dengan fitur plug dan play-nya. Apalagi komputer
sekarang, umumnya telah dilengkapi dengan NIC onboard. Jika motherboard anda
menyertakan driver terbaru bawaan pabriknya. Lebih baik anda menginstalnya agar
kemampuan NIC tersebut lebih baik. Namun, jika NIC anda tebentuk kartu maka
lakukan instalasi seperti biasa.
- Pilihan protokol dan
konfigurasi IP address dan subnet mask
Ketika
windows XP/7/8 terinstal, pada umumnya protokol akan lansung terinstal.
Protokol yang paling banyak dipakai adalah TCP/IP. Khusus untuk pengaturan IP
address, harus dilakukan secara teliti dan tidak boleh ada beberapa komputer
client yang memiliki IP address yang sama. Jika hal ini terjadi maka komputer
tersebut tidak bisa mengakses jaringan karena berebut IP address.
Dalam
mengatur IP address, sebaiknya anda melakukannya secara berurutan agar mudah
dalam mengingat dan melakukan proses perawatannya. Unutk mengatur kembali, anda
dapat melakukannya dengan membuka kotak dialog internet protocol (TCP/IP)
properties.
Gambar. Pengaturan IP Address pada windows 7
Pemilihan
workgroup bermanfaat untuk memasukkan beberapa komputer kedalam kelompok
jaringan tertentu. Dengan demikian, pengaturan komputer akan menjadi teratur.
Hal ini akan terasa ketika kita menggunakan sistem operasi grafis dimana managemen
komputer akan terlihat pada struktur jarigan windows explorer. Sebagai contoh,
disuatu perusahaan ada 3 divisi yaitu keuangan, pemasaran, produksi. Setiap
divisi memiliki 4 orang karyawan yang menggunakan komputer yang berbeda. Jadi
keuangan, pemasaran dan produksi merupakan workgroup tersendiri. Masing-masing
memiliki 4 komputer.
Gambar . pengaturan workgroup pada windows 7.
D.
Memeriksa hasil perbaikan koneksi jaringan
Setelah perbaikan dan setting ulang
selesai dilakukan, langkah selanjutnya adalah memeriksa konektivitas jaringan
tersebut;
1.
Pemeriksaan ulang konfigurasi jaringan
Pemeriksaan
ulang konektifitas jaringan merupakan tindakan pengecekan ulang mulai dari
proses paling awal. Pengecekan yang perlu dilakukan yakni sebagai berikut.
Memeriksa
pemasangan kartu jaringan (LAN card) ; apakah telah terpasang dengan baik atau
tidak.
- Memeriksa pemasangan konektor
kabel pada hub/switch atau konektor lain agar tidak mengalami hubungan
arus listrik ( terkelupas).
- Pemasangan konektor tidak
longgar
- Setting dan konfigurasi kartu
jaringan secara software harus sesuai dengan ketentuan jaringan sebelumnya
baik dari instalasi driver kartu jaringan, konfigurasi IP address, subnet
mask, dan workgroup yang digunakan.
2.
Pengujian konektivitas jaringan
Cara
mudah untuk menguji konektivitas adalah dengan melihat My
Network Place pada folder The Microsoft Network. Disana
akan terlihat informasi secara lengkap semua komputer yang terdaftar pada
workgroup tertentu.
Cara
kedua, dengan menggunakan perintah PING. Misalnya dari komputer A ke komputer B
yang mempunyai IP address 192.168.0.2. munculnya pesan sperti dibawah ini;
Replay
from 192.168.0.2: bytes=32 time <1ms TTL=128
Replay
from 192.168.0.2: bytes=32 time <1ms TTL=128
Replay
from 192.168.0.2: bytes=32 time <1ms TTL=128
Replay
from 192.168.0.2: bytes=32 time <1ms TTL=128
Sebaliknya
jik akoneksi gagal maka akan muncul pesan seperti pada gambar berikut.
Destination
host unreachable
Destination
host unreachable
Destination
host unreachable
Destination
host unreachable
Cara
ketiga adalah dengan memberikan perintah ipconfig pada Command Promp.